HARIANSUMBAR, Pesisir Selatan–Dalam rangka memperkuat ketahanan pangan daerah, Polres Pesisir Selatan menggelar kegiatan tanam jagung serentak kuartal III di kawasan Padang Tae, Nagari Amping Parak, Kecamatan Sutera, Jumat (27/7/2025).
Kegiatan tersebut mendapat apresiasi langsung dari Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni, yang turut hadir bersama jajaran pemerintah daerah dan unsur masyarakat setempat. Dalam sambutannya, Bupati menilai langkah Polres Pesisir Selatan sebagai bentuk sinergi konkret antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun sektor pertanian.
“Ini merupakan inisiatif luar biasa dan bukti komitmen kita semua dalam memperkuat ketahanan pangan. Jagung memiliki potensi besar di Pesisir Selatan dan menjadi tumpuan hidup ribuan petani kita,” ujar Bupati Hendrajoni.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa jagung merupakan komoditas strategis nasional, yang secara ekonomi juga sangat berdampak terhadap peningkatan kesejahteraan petani lokal.
Sepanjang tahun 2024, luas tanam jagung di Pesisir Selatan tercatat mencapai 17.960 hektare dengan luas panen 17.350 hektare. Total produksi jagung selama tahun tersebut mencapai 126.656,49 ton, menjadikan Pesisir Selatan sebagai daerah penghasil jagung terbesar kedua di Sumatera Barat.
“Melihat potensi yang sangat besar ini, tentu saja program yang digagas oleh Polres Pesisir Selatan harus kita dukung sepenuhnya. Ini sejalan dengan target kita menuju swasembada pangan jagung tahun 2025,” tambah Bupati.
Sementara itu, Kapolres Pesisir Selatan, AKBP Derry Indra, menjelaskan bahwa kegiatan tanam serentak ini merupakan bagian dari strategi ketahanan pangan Polri, dengan target tanam seluas 250 hektare pada kuartal III tahun 2025.
“Lahan tanam tersebut tersebar di 15 kecamatan yang ada di wilayah Pesisir Selatan,” terang Kapolres.
Kapolres juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, khususnya Dinas Pertanian, atas dukungan aktif dalam penyelenggaraan kegiatan tanam jagung serentak tersebut.
“Ini bukan hanya langkah menuju swasembada pangan, tapi juga bentuk nyata upaya bersama kita dalam menggeliatkan perekonomian petani di Pesisir Selatan,” pungkas AKBP Derry Indra.
Kegiatan tanam jagung serentak ini diharapkan dapat mendorong peningkatan hasil pertanian lokal serta memperkuat peran petani dalam mendukung ketahanan pangan nasional, khususnya di wilayah pesisir selatan Sumatera Barat.
Tampak hadir dalam kesempatan tersebut perwakilan Dandim 0311 Pesisir Selatan, Anggota DPRD Pesisir Selatan M. Darda, Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Pesisir Selatan, serta sejumlah pejabat utama Polres Pesisir Selatan.(***)
