HARIAN SUMBAR, Pesisir Selatan- Bupati Hendrajoni melaksanakan Safari Ramadan khusus di Masjid Ibrahim, Kampung Nyiur Gading, Nagari Kambang, Kecamatan Lengayang, Kabupaten Pesisir Selatan, Rabu (25/2/2026).
Kunjungan tersebut menjadi momentum silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat sekaligus menyerap aspirasi pembangunan keagamaan secara langsung di bulan suci Ramadan.
Dalam sambutannya, Hendrajoni menegaskan bahwa Safari Ramadan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan wadah dialog terbuka antara pemerintah dan warga.
“Safari Ramadan ini bukan hanya kunjungan biasa, tetapi ruang untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat dan mencari solusi bersama,” ujar Hendrajoni di hadapan jamaah tarawih.
Ia meminta seluruh kepala perangkat daerah yang turut hadir agar benar-benar mencatat setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat.
“Saya minta seluruh OPD yang hadir memaknai kunjungan ini dengan sungguh-sungguh menampung aspirasi masyarakat. Program pembangunan harus berbasis kebutuhan riil warga dan potensi nagari,” tegasnya.
Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Anggota Komisi VIII DPR RI, Lisda Hendrajoni, sejumlah pejabat daerah, serta tokoh masyarakat setempat. Tausiah Ramadhan disampaikan oleh Ustadz H. Afrizal yang mengajak jamaah memperkuat nilai kebersamaan dan kepedulian sosial.
Ketua Pengurus Masjid Ibrahim, Asrimal Andri, menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Ia menyebut kehadiran bupati menjadi sejarah tersendiri bagi jamaah.
“Ini kunjungan pertama kepala daerah ke Masjid Ibrahim. Kami sangat bersyukur dan ini menambah semangat jamaah untuk memakmurkan masjid,” ungkap Asrimal.
Dalam kesempatan itu, pengurus masjid juga mengusulkan pembangunan tiga lokal Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) beserta sarana tempat berwudhu dengan estimasi anggaran sekitar Rp200 juta.
“Kami merencanakan pembangunan tiga lokal TPA karena saat ini belum ada fasilitas pendidikan Al-Qur’an yang memadai,” jelasnya.
Menanggapi usulan tersebut, Hendrajoni merespons positif dan menyatakan pemerintah daerah akan mengupayakan dukungan anggaran.
“Jika belum tersedia dalam APBD berjalan, kita akan upayakan melalui perubahan anggaran. Ini sejalan dengan program Nagari Mangaji 2025–2030 untuk membentuk generasi Qur’ani,” katanya.
Selain itu, Hendrajoni juga menegaskan komitmennya menjaga profesionalitas birokrasi di lingkungan Pemkab Pesisir Selatan.
“Setiap mutasi jabatan dilakukan berdasarkan evaluasi kinerja dan kompetensi, tanpa intervensi pihak mana pun,” ujarnya.
Untuk tahun 2026, Pemkab Pesisir Selatan mengalokasikan anggaran pembangunan sekitar Rp27 miliar untuk Kecamatan Lengayang sebagai bagian dari pemerataan pembangunan.
Pada akhir kegiatan, pemerintah daerah menyerahkan bantuan Rp25 juta untuk Masjid Ibrahim. Lisda Hendrajoni turut memberikan bantuan Rp10 juta, sementara kepala OPD yang hadir ikut berkontribusi sebesar Rp8 juta sebagai dukungan terhadap kemakmuran masjid.(*)
