HARIAN SUMBAR, Yogjakarta–Bupati Pesisir Selatan, H. Hendrajoni, S.H., M.H., menghadiri Konferensi Pendidikan Indonesia Tahun 2026 yang diselenggarakan di Universitas Negeri Yogyakarta, Kamis (2/7/2026). Kehadiran Bupati pada forum nasional tersebut menjadi wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan dalam mendukung transformasi pendidikan yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Pesisir Selatan turut menjadi narasumber dalam sesi “Dialog Berpihak Kepada Anak”. Dalam sesi tersebut, Bupati berbagi pengalaman mengenai langkah Kabupaten Pesisir Selatan dalam menyelaraskan transformasi digital dengan nilai-nilai kearifan lokal yang tumbuh di tengah masyarakat.
Dalam paparannya, Bupati membawa tiga pesan utama. Pertama, Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan memiliki dua program unggulan, yakni Nagari Mengaji dan Nagari Pandai, sebagai upaya memperkuat nilai agama, budaya, serta karakter generasi muda Pesisir Selatan di tengah perkembangan zaman.
Kedua, Pemerintah Daerah terus mengintegrasikan pelatihan kewirausahaan berbasis teknologi guna mendorong lahirnya generasi muda yang kreatif, inovatif, dan siap menghadapi tantangan ekonomi digital.
Ketiga, Kabupaten Pesisir Selatan membangun sistem pembelajaran darurat berbasis digital yang tangguh, mengingat wilayah Pesisir Selatan merupakan kawasan yang kerap menghadapi potensi bencana alam, sehingga proses pendidikan harus tetap berjalan dalam kondisi apa pun.
Pada forum tersebut, Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan juga menerima penghargaan sebagai bentuk apresiasi bagi daerah yang tumbuh menjadi pelopor dalam menggerakkan kepemimpinan kolektif melalui ekosistem belajar yang kolaboratif dan berkelanjutan.
Turut hadir mendampingi Bupati Pesisir Selatan dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Pesisir Selatan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Bapperida, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Kepala Bagian Umum, serta utusan Lingkar Daerah Belajar Pesisir Selatan.(*)






